
BSIP Bengkulu Hadiri Sosialisasi Penarikan Penyuluh Pertanian ke Pusat
Sabtu, 1 Februari, Sosialisasi diselenggarakan Badan PPSDMP, Kementan di Aula Raflesia BSIP Bengkulu. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BSIP Bengkulu beserta Tim Manajemen, Plt. Kepala UPTD Pelatihan dan Penyuluhan Provinsi, Penyuluh Provinsi, dan Penyuluh BSIP Bengkulu.
Dalam sambutannya Kepala BSIP Bengkulu (Dedy Irwandi) mendukung Program utama Kementerian Pertanian. Bengkulu memiliki potensi peningkatan produksi tanaman pangan yang cukup besar. Kinerja PAT ikut andil besar dalam pencapaian luas tambah tanam melalui Pompanisasi dan pengembangan Padi Gogo sehingga terealisasi 102% yang juga merupakan dukungan dari Penyuluh Pertanian baik dari penyuluh pemda maupun penyuluh BSIP Bengkulu serta Liaison Officer (LO) Kabupaten/Kota untuk menjembatani dan mengakselerasi program – program Kementerian Pertanian. Kegiatan BSIP Bengkulu di Tahun 2025, walaupun tidak ada program OPLAH, tetap mendukung Kementan, terutama dalam program penyediaan benih sumber untuk kebutuhan wilayah – wilayah OPLAH dan cetak sawah, selain itu juga kegiatan – kegiatan lainnya. Peran penyuluh sangat menentukan keberhasilan kegiatan di lapangan.
Acara dilanjutkan arahan dari Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kementerian Pertanian (Siti Munifah) yang menyatakan bahwa peluang peningkatan produksi pertanian di Provinsi Bengkulu cukup besar, hanya banyak belum digarap dilihat dari luasan pertaniannya. Untuk peningkatan produksi padinya perlu di dorong IP 200 menanam 2 kali dalam setahun. Persoalannya bantuan benih hanya 1 (satu) kali dalam setahun maka untuk pertanaman berikutnya agar disosialisasikan kepada pelaku utama (petani) untuk dapat menyisihkan hasilnya untuk beli benih pada pertanaman ke 2 (dua). Harapannya tidak terjadi impor beras.